Sore itu angin berhembus sangat kencang dilengkapi dengan suara petir yang menyambar bersahutan, tetesan air dari langit pun turun gengan derasnya. Dibalik jendela kamar terlihar seorang gadis yang sedang menikmati pemandangan diluar rumahnya itu. Dalam hatinya berkata Tuhan apakah mungkin dia akan datang malam ini ?? Pertanyaan itu selalu menghantui pikirannya. Di lain sisi ia mengharapkan kedatangan laki-laki itu namun di benak hatinya ia juga tidak mengharapkannya. Hujanpun mulai reda, malam ini menjadi sangat dingin. Gadis itu mengurung dirinya di kamar tak lama kemudian dating seorang laki-laki mengenakan kaos putih dengan celana jeans hitam yang mengetuk pintu rumahnya dan memanggil manggil nama gadis itu. Buat gadis itu suara itu adalah suara yang paling tidak ia harapkan, untuk memastikannya siapa yang dating ia mengintipnya dari balik jendela kamarnya dan ternyata benar sosok yang berdiri dibalik pintu itu adalah seseorang yang tidak diharapkannya. Dia adalah “Freak boy” julukannya buat laki-laki itu.
Yaaa,,,bagi gadis itu laki-laki tersebut sangat aneh tapi justru keanehannya itulah yang membuat gadis itu ada sedikit perasaan padanya. Gadis itu tetap menghiraukan keberadaan laki-laki itu. Merasa tak ada yang menanggapi,laki-laki itu meninggalkan rumah bercat putih itu. Mungkin dengan perasaan yang sedikit kecewa, sebelum meninggalkan rumah gadis itu laki-laki itu meninggalkan sebuah bingkisan warna ungu di depan pintu.
Setelah laki- laki itu pergi, gadis itu penasaran dengan bingkisan yang ditinggalkannya. Dia membuka pintu dan mengambilnya, dan dibawalah bingkisan warna ungu itu kedalam kamarnya. Ternyata bingkisan itu berisi setangkai bunga mawar putih dan semua foto-fotonya. Didalam bingkisan juga ada selembar surat yang bertuliskan..
“hai gadis kecilku, mungkin selama ini aku terlihat cuek dan aneh, tapi sebenarnya sudah lama aku memperhatikanmu aku juga tahu semua tentangmu. Sebenarnya sejak lama aku menyukaimu… tapi semua sudah terlambat, mungkin saat kamu memebaca suratku ini,aku sudah tidak ada didunia ini lagi.
♥ you…. “gadis kecilku”
Gadis itu sangat kaget melihat isi surat itu,dalam hati ia berkata apa benar dia menyukaiku? Kemana dia sekarang? Kenapa dia berbicara seprti itu? Sepanjang malam gadis itu memikirkan semua perkataan laki-laki itu.pagi yang cerah mata gadis itu terlihat sangat sayu memang dia tak tidur semalaman. Meskipun terasa berat tapi ia tetap memaksakan diri untuk pergi sekolah, ketika ia melewati rumal laki-laki itu , keadaannya sangat aneh. Banyak orang-orang yang berdatangan, di dalm rumanya juga terdengar sayup-sayup suara orang yang menangis, karena penasaran gadis itu mesukki rumah laki-laki itu dan ternyata ditengah ruangan itu ada sosok laki-laki yang terbujur kaku,dengan wajah pucat,dan tersenyum manis yang di selimuti dengan kain putih.
Dengan perasaan yang sangat cemas gadis itu memberanikan diri untuk mendekati sosok laki-laki itu, karena ia teringat dengan kata-kata yang di tulis laki-laki itu di suratnya. Ternyata benar sosok itu adalah Freak boy, gadis itupun langsung tak sadarkan diri. Beberapa saat kemudian gadis itu sadar dan sangat bingung dengan apa yang dilihatnya sekarang, ia berada dalam ruangan yang penuh dengan foto-fotonya dan bunga mawar putih kesukaannya. Dalam hatinya berkata “ tempat apa ini?? “. Tiba tiba ada sosok wanita setengah baya memasuki ruangan itu ternyata ia adalah ibu laki-laki itu. Wanita itu duduk disebelah gadisitu dan menceritakan semunya. Ternyatalaki-laki itu sudah lama menderita kanker otak yang ganas. Setelah mendengar semua cerita wanita itu, gadis itu terasa sangat tak percaya,ingin rasanya ia berteriak sekeras-kerasnya. Melihat keadaan gadis itu yang seperti orang linglung wanita itu mengajaknya ke makam laki-laki itu. Di makam tepatnya di atas pusara yang masih bertaburan bunga yang sangat harum, gadis itu menangis dan merasa sangat menyesal. Dalam hatinya ia berkata “ Kenapa semua ini terjadi? Apakah aku salah ?? ini tak adil kenapa dia tak mengungkapkan perasaannya dari dulu pada ku??. Pertanyaan itu masih memenuhi pikirannya, namun apa daya tangan tak sampai ajal sudah menjemputnya.
Diatas sana ,,kini laki-laki itu sudah lega bisa mengungkapkan perasaannya dan tersenyum bahagia sambil mengucapkan “ Aku sayang kamu..Gadis kecilku “.
























0 komentar:
Posting Komentar